This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 29 Oktober 2019

Pertamina Sarankan Tipe Mobil ini Gunakan Pertalite. Cek Apakah Termasuk Mobilmu?


Pertalite termasuk salah satu jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) yang bisa digunakan oleh masyarakat untuk kendarannya. Namun, disarankan masyarakat harus memilah bahan bakar minyak atau BBM jenis apa yang cocok digunakan untuk kendaraan mereka. 

Karena hal ini akan berpengaruh terhadap kinerja dari mesin kendaraan itu sendiri. Salah satunya yaitu Pertalite. Pertalite merupakan jenis bahan bakar minyak yang memiliki kadar oktan Research Octane Number (RON) 90, dimana kadar oktan ini disarankan digunakan untuk alat transportasi atau kendaraan dengan rasio kompresi yang tinggi antara sembilan dan sepuluh. Diatas rasio kompresi itu bisa menggunakan Pertamax, dan jika rasio kompresi berada di bawahnya, bisa menggunakan premium.

Menurut informasi dari kaskus, Dwi, selaku Direktur Utama PT. Pertamina (Persero) mengatakan bahwa jenis BBM Pertalite dengan kadar oktan 90 ini pada dasarnya dibuat untuk memenuhi spesifikasi teknologi kebanyakan mobil-mobil saat ini, seperti MPV kelas menengah, LCGC, dll. Nah, apa saja mobil-mobil yang disarankan oleh Pertamina menggunakan Pertalite. Yuk, simak baik-baik penjelasannya. Cek apakah termasuk mobilmu?

1.     Toyota Avanza

Toyoya Avanza termasuk salah satu jenis mobil MPV (Multi Purpose Vehicle), atau biasa disebut sebagai mobil keluarga yang dapat mengangkut banyak penumpang serta barang-barang. 

Harga mobil yang terbilang terjangkau untuk kalangan menengah, sekitar 180 juta ini memiliki desain yang sangat elegan dan mewah. Didukung dengan spesifikasi teknologi yang mumpuni, sehingga mobil ini membutuhkan BBM dengan kadar oktan yang tinggi pula.

 
2.     Toyota Kijang Innova

Mobil MPV keluaran Toyota ini memang sangat digandrungi oleh masyarakat. Jika kita berkendara di jalan raya, tak pelak pasti banyak melihat mobil-mobil seperti ini. Mobil ini dibanderol dengan harga cukup tinggi dibanding Avanza, yaitu sekitar 280 juta-an. Mobil ini mengusung type mesin dengan type diesel, sehingga bisa hemat bahan bakar. 

Bagian interior yang Dilengkapi dengan AC serta blower dapat membuat kabin menjadi sejuk dan segar. Selain itu kabiinny juga dilengkapi dengan peredam kabin yang sempurna, sehingga tidak bising. Dengan didukung teknologi yang sangat mumpuni tersebut, tak heran pula jika mobil jenis ini membutuhkan BBM dengan kadar oktan yang tinggi, yaitu Pertalite.

3.     Suzuki Karimun Wagon R

Mobil ini termasuk salah satu contoh mobil dengan tipe LCGC atau Low Cost Green Car, maknanya mobil murah yang ramah lingkungan. Salah satu contohnya adalah Suzuki Karimun Wagon R. Mobil ini dipasaran dibanderol dengan harga sekitar 105 juta-an. 

Mobil yang memiliki body compact dan kokoh ini juga menawarkan desain interior dan exterior dengan teknologi canggih. Karena diusung dengan teknologi canggih, maka tak pelak mobil ini juga mmebutuhkan bahan bakar denga kadar oktan yang tinggi namun tetap ramah lingkungan, yaitu pertalite.

Nah, itulah beberapa jenis mobil yang disarankan Pertamina untuk menggunakan Pertalite, yaitu mobil kelas MPV dan LCGC. 

Kamis, 21 Maret 2019

4 Tips mengajarkan mobil pada remaja

Pada jaman sekarang tidak hanya orang dewasa saja yang dituntut dapat mengemudikan mobil, anak remaja juga sudah mulai ikutan mengemudikan mobil sendiri.

Setidaknya hal ini berlaku bagi remaja yang usianya sudah mencukupi untuk memiliki SIM. Tentu saja ketika anak akan mulai mengemudikan orang tua harus turut mendampingi. Nah, berikut 4 tips mengajarkan mobil kepada anak remaja.

1. Jangan banyak berbicara kepada anak

Tips pertama yang harus Anda lakukan adalah ketika mendampinginya dalam belajar mengemudi janganlah Anda banyak berbicara kepada anak. Karena hal tersebut akan mengganggu konsentrasinya. Pada saat pertama kali belajar anak harus bisa fokus dengan kemudinya.
 

Apabila Anda ingin memberi peringatan lebih baik seperlunya saja dan tetap bimbing anak di sebelah bangku kemudi.

Baca juga: kelebihan asuransi all risk

Namun, apabila Anda ingin memberikan masukan atau nasehat semisalnya dia melakukan kesalahan, berbicaralah di saat anak sudah selesai belajar mengemudi.


Jika Anda justru menegurnya saat masih dalam keadaan mengemudi, yang terjadi fokus anak akan pecah dan dia jadi gugup untuk belajar mengemudikan mobilnya.

2. Sebutkan nama tempat lebih dulu

Kebiasaan orang tua ketika sedang mengajarkan kepada anak semisalnya akan ada tikungan di perempatan, orang tua justru memberi arahannya dengan menyebutkan “belok kanan di perempatan”.

Seharusnya yang benar adalah menyebutkan tempat lebih dulu, baru setelah itu arahnya. Supaya anak bisa dengan mudah mengambil aba-aba untuk ke jalur yang di arahkan. 



3. Jangan tunjukkan kekhawatiran berlebih

Anda mengetahui bahwa anak Anda memang baru pertama kali mengemudikan mobil. Perasaan was-was dan khawatir sebagai orang tua pasti ada. Tapi, baiknya Anda sebagai orang tua jangan menunjukkan kecemasan atau kekhawatiran Anda di depan anak.

Anak Anda bisa dengan mudah malah jadi ikutan panik, gugup, dan berujung pada hilang kendali. Apabila hal tersebut terjadi justru malah membahayakan Anda dan anak Anda.


Jadi, usahakan Anda tetap dalam keadaan tenang. Bimbing anak dengan perlahan dan buat anak merasa aman dan nyaman. Nantinya feeling anak akan memahami sendiri bagaimana mengemudi mobil yang benar tanpa membuat Anda khawatir



4. Sebisa mungkin jangan tutupi penglihatan

Ketika sedang membimbing seorang anak remaja belajar mobil, usahakan Anda sebagai pendamping jangan sampai duduk dengan menutupi kaca spion. Karena kehadiran spion kanan dan kiri sangat berfungsi.

Ketika anak Anda akan berpindah jalur, jangan lupa menyingkir sejenak untuk tidak menutupi spion dan Anda bisa memberi aba-aba untuk meminta Anak memperhatikan spionnya dengan baik. 


Artikel lainnya baca di https://ganangarya72.livejournal.com/